DIALOG DINI HARI [2]

Kamu tidak pernah membahas lagi pertanyaanku waktu itu. Aku pun juga ingin membuatmu lupa beberapa saat pada pertanyaan itu. Kita pun tetap berbincang setiap hari. Tapi aku tidak merasa sedang berbincang denganmu… 

Suamiku sedang sibuk dengan laptopnya di sebuah meja, tak jauh dari tempat tidur kami. Ia memaksa ingin menyelesaikan pekerjaannya di kamar karena ingin menemaniku membaca novel. Aku memandangi suamiku diam-diam dari balik novelku. Dia pria yang kucintai selama 2 tahun terakhir ini. Oh, mungkin lebih tepatnya pria yang tinggal bersamaku selama 2 tahun terakhir ini. 

“Baby, kenapa kamu memandangiku seperti itu?” tanyanya mengagetkanku. 

Aku menutupi kekagetanku dengan senyum lebar. “Kamu keliatan lebih tampan malam ini, sayang.” rayuku. Suamiku tertawa terbahak-bahak mendengar rayuanku, yang barangkali sudah menjadi isyarat khusus atau kalimat klise baginya. Isyarat atau kalimat yang biasanya aku lontarkan ketika aku ingin bercinta dengannya. Tapi kali ini… “Stop! Jangan kesini!” segahku ketika suamiku bangkit dan mulai berjalan ke arahku. 

Suamiku tersenyum nakal.  “Gimana kalau aku tetap kesitu tapi slow motion? Boleh ya?” katanya merajuk sambil memperagakan gerakan slow motionnya. Aku tertawa dan menyerah ketika suamiku sudah menghampiriku dan memeluk serta menciumku. Sesaat kami bercumbu.

Lalu tiba-tiba menit demi menit setelah itu begitu terasa menyakitkan untukku.  “Sayang, kamu masih mencintaiku nggak?” 

Suamiku mendongak, “kamu ngomong apaan sih babe?”  Aku tersenyum melihat wajah polosnya. Wajah yang selalu membayangiku akhir-akhir ini ketika aku tidak sedang bersamanya. Entah karena rindu, memori yang mengental, atau rasa bersalah yang akut. “Aku sayang kamu suamiku. Tapi… tidakkah kamu ingin mengatakan sesuatu padaku tentang anak anjing yang kamu hadiahkan padaku kemaren?” 

Suamiku menatapku dengan pucat. Matanya menatapku nanar. [To be continued]

DIALOG DINI HARI [3]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s