17 AGAIN

Directed by; Burr Steers, Starring by; Zac Efron (O’Donnell 17th), Matthew Perry (O’Donnell old), Written by; Jason Filardi, Keenan Donahue, Produced by; Adam Shankman, Jennifer Gibgot.

Since I saw the review on television, I knew that I would be very interested to this movie! That’s why, now I present you proudly my personal review for this movie.

Film ini mengangkat isu tentang bagaimana seseorang bisa menghargai hidupnya dengan mengingat apa yang udah ia miliki sekarang ini dan bagaimana dulu seseorang itu membuat keputusan dalam hidupnya.

Michael O’Donnell adalah seorang ayah yang gagal mendidik anaknya dan mempertahankan isteri yang dicintainya dalam pernikahan mereka. Semua itu karena O’Donnell selalu mengeluh dan menyalahkan istrinya untuk keputusan yang waktu itu ia pilih di masa mudanya.

Yup, di masa mudanya O’Donnell adalah seorang idola anak SMU, jago basket, dan calon terkuat untuk dipilih oleh para pencari bakat sekaligus pemberi beasiswa. Tapi, kabar dari pacarnya yang memberi tahu dirinya sedang hamil (referred to his wife now), membuat ia lari dari pertandingan basketnya, lari dari ‘the road not takennya’, untuk menjalani kehidupan bersama pacarnya lalu berumah tangga, membesarkan anak-anak mereka dan menjalani hidup normal, yang bagi O’Donnel, biasa saja.

O’Donnell lalu dengan cara ajaib ala Hollywood mendadak kembali ke umur 17. Di momen itulah, O’Donnell akhirnya bisa memahami dan memperbaiki hidupnya. How? I let u to watch it by your self!

Untuk sebuah film, isu dan tema cerita seperti ini berasa basi untuk Hollywood. Udah terlalu sering. Tapi Zac Efron, aktor yang memerankan tokoh O’Donnell saat berumur 17 th, mampu menyihir para penonton wanita untuk melihat film ini sampe abis dengan terkagum-kagum. Entahlah kaum adam, semoga mereka bisa belajar banyak juga dari tokoh ganteng kita ini.

So, untuk film ini gw mengacungkan jempol terutama pada para produser yang menyetujui Zac Efron membintangi film ini, karena Zac Efron membuat segala kekurangan film ini dan tema yang basi, tak berasa. Sebaliknya, sangat fresh dan semua pas pada takaran masing-masing.

Zac Efron mampu menjadi seorang remaja berumur 17 tahun dengan sikap dan pemikiran ala gentleman going to 40. So mature but hot! Ladies, you must watch him ups…this movie!

Dan tentang moral message dari film ini, kita emang gak bisa balik ke masa lalu. Tapi kita masih bisa mensyukuri apa yang kita miliki sekarang, dan lebih berhati-hati dalam memutuskan sesuatu. Selain itu, tak selamanya kehidupan pernikahan adalah sesuatu yang mengerikan seperti kisah putri blasteran dan pangeran dari negeri serumpun. Asalkan kita yakin, pasangan kita adalah seseorang yang emang pantas kita perjuangin.

Therefore, I recommend you to watch this movie!

Eniwei, If I ask my self, which part of my life that I would like to change, honestly it’s hard for me to answer. Titik yang paling pingin gw ulang adalah waktu kepergian bokap gw. Gw pengin bokap tidak meninggalkan gw terlalu cepat. Tapi di satu sisi, kepergian bokap saat itu jugalah yang mengantarkan gw menjadi gw yang sekarang ini. Sosok diri gw yang emang gw inginkan. So, I dont want to change anything in my past.

I just want to move on… making a decision very carefully for my future…

What about you guys?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s