Nakal tapi tidak kurang ajar

Anak nakal selalu sukses jadi buah bibir dimana-mana. Tapi apakah anak nakal bisa sukses?

Siang tadi, saat gw sedang manyun lantaran barusan ditipu ibu-ibu penjual nasi di warung sebelah, salah satu stasiun televisi menyiarkan acara bincang-bincang dengan bapak BJ Habibie yang membahas tentang kenangannya bersama ibu Ainun. Acara ini cukup menarik dan berhasil menyingkirkan kemanyunan gw. Pun gw menemukan beberapa hal yang inspiring dalam perbincangan tersebut.

Salah satunya ketika Adrie Subono, promotor sukses di Indonesia, ikut menghangatkan perbincangan. Pembawa acara mengatakan bahwa dulu Adrie dikenal sangat nakal, lalu bertanya bagaimana bapak BJ Habibie dan ibu Ainun dahulu menghadapi hal tersebut.

Adrie Subono menjawab bahwa Ibu Ainun tidak pernah marah bahkan berkata-kata dalam nada tinggi pun tak pernah. Beliau hanya akan selalu tersenyum. Walaupun tentunya yang dimarahi mesti memahami arti tiap senyuman beliau.

Sementara Bapak BJ Habibie menjawab bahwa Adrie memang nakal tapi tidak kurang ajar.

Kata-kata itu bikin gw teringat masa kecil gw sendiri.

Mereka bilang gw nakal. Gw sering banget main ke rumah temen tiap pulang sekolah even hampir tiap hari. Banyak menolak dan menentang dogma umum yang orang-orang sekitar mau jejalkan ke kepala gw. Hanya menjalani apa yang gw suka dan inginkan. Dan selalu ngotot ngedapetin apapun yang gw inginkan. Plus enggak ada catatan masa sekolah gw yang bersih, semua dihiasin black notes tentang kebiasaan telat datang, ribuan pembolosan tanpa alasan, nilai jeblok, dan sikap cuek gw yang selalu bikin kesal para guru.

Gw gak bangga dengan semua itu. Kalau mau jujur, gw juga pengin kok jadi anak manis. Capek jadi kontroversial. But, thanx God bokap gw gak pernah marah sama gw. Beliau bertutur kata penuh nasihat dalam diamnya. Beliau pun mengajari banyak hal melalui sikap hidupnya. That’s more than enough for me to finally realize my mistakes.

Apakah kemudian anak nakal dalam diri gw menjelma menjadi orang sukses?

Tentu saja kesuksesan itu relatif, dan rasanya aneh kalau gw bilang sendiri kalau gw sukses. Biarlah orang yang menilai. Tapi yang jelas, gw masih nakal. Banyak pikiran liar dan aneh yang terus tumbuh di kepala gw. Tentang kurang ajar, gw sih ngerasa enggak hehehe Coz bokap gw selalu bersikap bijak sehingga gw gak pernah punya alasan untuk bersikap kurang ajar pada beliau.

Tapi balik lagi ke Adrie Subono, yez beliau anak nakal yang kemudian tetap bisa menjadi sukses. Barangkali bimbingan Ibu Ainun sungguh mengena dalam diri Adrie. Pun barangkali karena Adrie tidak kurang ajar, sehingga beliau  tetap menghormati orang tua. Dengan begitu doa orang tua pun selalu mengalir padanya.

So guys, kalau anak kalian nakal, please don’t judge them as a black and bad spot, anak jadi nakal pasti ada sebabnya. Sometimes kenakalan pada anak adalah gejala kreativitas dan kepintaran juga lho. Yang penting, asal orang tua bijak menyikapinya dan si anak nggak kurang ajar!

Kalau kalian pernah nakal, it’s okay! Mending jadi bekas anak nakal atau nakal sekalian macam mafia profesional, daripada bekas anak alim atau alim-alim menghanyutkan kan?

This is my story. What about yours, guys?


2 thoughts on “Nakal tapi tidak kurang ajar

  1. Setuju…
    Nakal dan kurang ajar memang berbeda walaupun termasuk kesamaan makna. Nggak perlu pakai penjelasan dari sudut ilmu bahasa. Pakai logika sederahana saja, deh, bahwa nakal belum tentu kurang ajar tetapi kurang ajar bisa diartikan nakal. Kenakalan remaja tidak sama dengan kekurangajaran remaja.
    Masih terlalu umum kayaknya komenku😀
    🙂 Salam,

    MOchammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s