Dear My Future Children [1]

Sayang, kamu mungkin bertanya-tanya alasan mama menunda kehadiran kalian disini. Mama akan ceritakan semuanya satu per satu.

Barangkali tidak semua kisah akan mama tuliskan disini, tapi mama pastikan semua alasan yang kalian ingin tahu semua akan mama bagi ke kalian semua.

Tahukah kalian bahwa untuk mendapatkan seorang ayah yang terbaik untuk kalian bukanlah semudah membalik tangan? Mama harus berulangkali patah hati dan melepas pria-pria yang mama sayang demi tetap mencari satu yang terbaik untuk kalian.

Sampai saat ini mama belum menemukan sosok yang mampu mengerti rencana besar untuk kalian semua yang sedang mama jalankan.

Banyak pria yang berpikir mama mengejar karier. Sebenarnya jauh di lubuk hati, mama melakukan semua ini demi kehidupan yang lebih baik di masa depan, agar mama bisa lebih matang mempersiapkan dunia yang indah untuk kalian.

Mama masih ingin studi dan keliling dunia. Mama juga ingin mereguk kehidupan lebih banyak lagi. Agar kelak saat kalian hadir, mama bukanlah gadis yang terpaksa dewasa lalu tak mampu menjagai kalian, tapi seorang wanita yang memang memilih menjadi seorang mama pada waktu yang indah.

Salahkah Mama dengan rencana itu?

Mama juga ingin kalian hidup dengan taraf kehidupan yang baik. Supaya kalian semua tidak perlu merasakan kesusahan yang pernah Mama alami di masa muda, dan agar kalian bisa berkembang melebihi Mama.

Memang ada beberapa hal yang menyangkut kepentingan Mama, seperti Mama tidak ingin menjadi ibu-ibu yang jadi kusut masai dengan kosmetik murah dan baju seadanya karena masalah finansial. Mama selalu ingin tampil cantik sebagai pribadi sekaligus pendamping tercantik di sisi Ayah kalian nanti.

Ayah kalian juga berhak mendapatkan yang terbaik dari Mama bukan?

Pernikahan juga bukan hal yang mudah, sayang. Bulan madu barangkali bak dongeng, selebihnya adalah realita. Menyadari hal itu, mama juga harus berulangkali menampik sindiran-sindiran kapan nikah dari orang-orang di sekeliling mama.

Mama lebih suka menikah di saat Mama sudah siap dengan semua itu, bukan karena tuntutan sosial, umur ataupun hasrat biologis.

Sampai sini kalian bisa mengerti kan, sayang?

Sekarang Mama sedang banyak proyek baik di kantor atau di luar kantor. Tidak bisa terlalu lama menulis surat untuk kalian. Semua ini Mama lakukan sekarang agar kelak saat kalian sudah berada disini, Mama tak lagi perlu bekerja rodi seperti sekarang.

Tentang calon ayah kalian, sabar ya sayang. Mama juga pasti akan ceritakan pada kalian semua. [to be continued]

DEAR MY FUTURE CHILDREN [2] >


2 thoughts on “Dear My Future Children [1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s