DEAR MY FUTURE CHILDREN [3]

Hidup ini kadang seperti lirik lagu, ‘madu di tangan kananmu, racun di tangan kirimu’.

 

Rasanya sudah lama sekali Mama tidak menulis surat untuk kalian. Mama terhanyut dalam putaran-putaran hidup sekaligus Mama ingin tetap selektif menuliskan apa yang benar-benar esensial mengenai hidup ini pada kalian.

Saat ini Mama ingin berbagi cerita tetang betapa hidup ini sangat kaya warna. Pun kadang banyak orang yang lebih suka melihat dua warna saja. Hitam dan Putih.

Banyak hal berlawanan dalam hidup terjadi pada satu waktu, terutama suka dan duka. Mama pernah merasa sangat miris ketika Mama harus mengerjakan begitu banyak tugas hingga larut malam selama beberapa hari, disaat hati Mama hancur berantakan karena cinta.

Rasanya saat itu Mama hanya ingin menangis dan berhenti melakukan apapun, kalaupun bisa Mama ingin menghentikan putaran dunia agar Mama bisa mematung dengan hati yang membeku. Mama pikir dengan begitu, luka di hati Mama tidak akan terasa lagi.

Ada saatnya pula Mama memiliki momen bahagia dalam hidup Mama, tapi banyak hal yang menjadikan momen itu tidak sepenuhnya membahagiakan, seperti hari natal yang indah dengan kenyataan pahit dimana Mama harus menyaksikan sendiri orang-orang yang Mama sayangi jatuh sakit dan merapuh.

Semuanya itu seperti ketika Mama patah hati dan harus naik kereta dari satu kota ke kota lain. Kereta itu terus melaju tanpa henti menuju kota tujuan. Sementara hati Mama masih tertinggal di hati seseorang di kota asal itu. Bahkan ketika sampai di kota tujuan, rasanya hidup Mama berhenti di jam, menit dan detik saat Mama kehilangan seseorang itu.

Uniknya, walaupun kereta itu bisa membawa Mama kembali lagi ke kota asal, Mama tidak terpikir untuk membeli tiket untuk pulang lagi ke kota itu saat itu juga. Mama sadar kejadian dalam hidup tidak akan pernah bisa terulang lagi.

Mama pun memilih untuk menjadi seperti kereta itu. Terus melaju. Meskipun ada memori, rasa ataupun cinta yang tertinggal di sudut hati seseorang atau masa lalu. Akan menjadi lebih mudah bagi kalian untuk memiliki kota tujuan kalian sendiri, entah itu hidup, impian atau hati kalian sendiri. Supaya kalian tetap punya alasan untuk melaju. Dan alasan terbesar Mama adalah kalian. Kehadiran kalian dalam hidup Mama di suatu waktu di masa depan.

Dan satu lagi sayang, kalau kalian suatu hari nanti mengalami hal yang hampir serupa dengan apa yang Mama ceritakan barusan, percayalah bahwa selalu ada ruang diantara hitam dan putih.

Ruang yang memang tidak mudah untuk ditemukan karena banyak orang yang lebih suka melihat hidup dalam porsi yang  tidak imbang. Melihat rintangan tanpa melihat tantangan, menikmati kesenangan tanpa mengerti makna.

Ruang itu akan membantu kalian melihat bahwa hidup ini memiliki banyak warna. Tak semua warna yang terkombinasi enak untuk dilihat apalagi dirasakan. Tapi banyak pula perpaduan warna yang sangatlah indah. Begitulah hidup, sayang. Menarik bukan? [to be continued]

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s