Chiki

Ada rasa lama yang kembali menghiasi saat bola-bola Chiki bergulir di mulut.

Berawal dari kebosanan gw sama segala macam snack, gw kembali melirik bungkus kuning menyolok dengan gambar bebek kuning berbaju merah dengan tawanya yang lebar. Chiki.

Chiki pernah menjadi makanan favorit gw, merajai masa kecil gw, dan pernah menjadi tujuan hidup gw di masa itu.

Chiki membawa gw ke masa lalu, dimana gw membiarkan jari-jari gw berlepotan, biar kalo bola-bola chikinya habis, gw masih bisa menikmati remah-remahnya di jari gw. Masa dimana gw cuma pengin Chiki dan cepat menjadi dewasa.

Bukan, bukan berarti, sekarang di saat gw dewasa, gw pengin jadi kecil lagi, seperti orang lain pada umumnya saat bernostalgia.

Sebaliknya, menikmati Chiki di saat sekarang ini, membuat gw bersyukur, gw udah dewasa seperti yang gw inginkan dulu. Bisa membeli chiki semau gw, dan kendali hidup sepenuhnya ada di tangan gw.

Chiki selamanya…