I need you to read this

I’m just an evil raised by good people. But you are his beloved daughter. Just believe me.

Banyak orang berkata aku adalah anak kesayangan ayah. Namun aku tahu Ayah menyayangi kita sama rata, tak pilih kasih. Ayah hanya terlalu pintar membaca karakter kita masing-masing, dan tahu cara mendidik dan menyayangi kita sesuai karakter kita. Tentu tidak sama, toh kita memang bukan anak kembar, dan kalau pun kita kembar, kita akan tetap tumbuh menjadi pribadi yang berlainan bukan.

Kamu hanya melihat segala sesuatu dari permukaan. Kamu tak pernah benar-benar mau dan mampu memahami semua sikap Ayah terhadapmu. Ayah menampar, memarahi, melarang bahkan mengusirmu. Kamu berpikir Ayah jahat. Tak pernahkah kamu berpikir Ayah rela menjadi sosok jahat dan kamu anggap jahat karena buat Ayah yang terpenting adalah kamu tidak jatuh pada lubang yang tak kamu lihat, bahkan terkadang lubang yang kamu bikin sendiri.

Ayah mendorongmu kuat-kuat bukan semata-mata untuk mempersiapkan kamu menjadi tulang punggung untuk kami. Bukan. Ayah ingin kamu menyadari bahwa kamu pribadi yang hebat, kuat, dan tabah. Saat Ayah sakit parah, cuma dua nama yang menjadi kegelisahannya, salah satunya adalah namamu, karena Ayah sangat memikirkanmu. Kalau kamu ingat, Ayah membuat kartu-kartu tentang benar dan salah, menang dan kalah. Tak pernahkah kamu berpikir bahwa esensi kehidupan ini bukan pada empat kata itu? Tak pernahkah terbersit di hatimu kalau Ayah sebenarnya ingin mengatakan padamu bahwa dunia ini tak seluas isi kepalamu saja dan ia sangat menyayangimu, just the way you are?

Aku pun rela menjadi sosok jahat di depanmu, untuk membuatmu tersentak dan keluar dari pikiranmu sendiri, untuk melindungimu dari orang-orang yang memanfaatkanmu, tapi percuma. Cuma Ayah yang bisa melakukan hal itu padamu. Cuma Ayah yang sepenuhnya rela kamu benci karena Ayah sangat menyayangimu.

Ayah memang tampak lebih lembut padaku, karena Ayah tahu hatiku tak bisa mentolerir kata-kata dan perbuatan kasar. Daddy knows that I’m an evil. Ayah tahu aku butuh surga di dunia ini, karena aku tahu kejahatan yang sesungguhnya, it’s in my blood. Sampai detik ini sekalipun, aku sangat bersyukur dibesarkan oleh Ayah sehebat dia. Aku bisa mengurung sifat jahatku dan menjadi manusia biasa, bahkan Ayah memberiku sahabat yang tak akan lekang oleh waktu, JC.

Sama halnya padamu, Ayah sudah mengerahkan segala kemampuannya untuk bisa meyakinkanmu kalau kamu berharga dan betapa kamu sangat dicintai. Namun semua akan menjadi tak berarti, kalau di balik sikapmu yang melunak sekarang ini kamu masih menyimpan rasa benci, angkuh, keras kepala dan obsesi untuk selalu menjadi menang dan benar, sekaligus rasa rendah diri jauh di lubuk hatimu. Semua tak akan berarti kalau kamu masih terlalu sibuk mendengarkan kata orang lain, dan bukan suara hatimu sendiri. Pun makin tak berarti kalau kamu masih terus berusaha mencari kebahagiaan di luar dirimu sendiri. Kamu hanya butuh kembali pada dirimu sendiri. Dirimu yang dicintai dengan sungguh oleh Ayah.

Aku terlahir dengan jiwa yang kelam, namun Ayah membuktikan padaku, hanya cinta yang mampu mengubahku. Aku akhirnya membuka hati untuk cinta dari orang-orang di sekelilingku dan Tuhan. Percayalah cinta akan memberimu keajaiban. Cinta lebih besar dan nyata untuk kamu miliki, bahkan dibandingkan impian setinggi langit sekalipun.

Aku berharap suatu hari nanti kamu memahami tulisanku ini. Ini kata-kata cinta yang dititipkan Ayah untukmu. Aku juga berharap kamu tahu bahwa sejak aku ada di dunia ini, tak sedikitpun aku ingin merebut Ayah darimu. Kamu tentu tahu saat Ayah memutuskan keluarga kita pindah ke rumah baru, aku memilih tetap tinggal di rumah lama. Aku diam-diam ingin memberimu kesempatan untuk lebih memiliki Ayah. Kalau aku jahat padamu, aku takkan menjemputmu saat Ayah mengusirmu. Kalau aku tak menyayangimu, aku takkan menuliskan ini semua.

I’m just an evil raised by good people. It’s more than enough for me. I won’t take anything whose not belong to me.

He always loves you my dear.


One thought on “I need you to read this

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s