A Million Pieces of Me

e990b45b56b4aced10119373f584daf1

Well, a woman can wear many hats. It means a woman can be inhibited and conservative with one man and virtually the opposite with another. The Longest Week (2014)

 

Kemang Icon. 304. Code: In Red. 7 PM. Saturday.

Kukirimkan pesan itu padamu disaat aku sedang bersamanya. Pria tampan nan rupawan di depanku ini sangat pintar dan sangat menyukaiku. Kalau seumpama kami duduk di bangku sekolah, dia adalah teman cowok yang akan dengan senang hati menawarkan belajar atau mengerjakan peer bersama di cafetaria sekolah atau kafe-kafe manis yang temaram. Dia pernah bilang padaku, ‘mengerjakan semua tugas ini bersamamu selalu terasa seperti piknik. Menyenangkan, santai, tapi penuh kejutan.’

Aku selalu suka melihat wajahnya saat dia berlalu dariku tapi diam-diam menoleh dan menatapku, dan aku pun menatapnya, lalu kita tersenyum, dan disaat itulah wajahnya penuh ekspresi yang kusuka, yang bahkan tak ingin kugambarkan dengan kata-kata, karena ingin kusimpan sendiri di benakku.

Aku juga selalu suka saat dia tertawa lebar dan matanya berbinar-binar, dia selalu begitu saat aku menatapnya atau dia sedang berapi-api menjelaskan ide-idenya yang brilian. Excitement. Passion. Sophistication.

Tapi dia selalu cemberut setiap kali aku menjadi datar dan dingin padamu. Kamu sensitif. Teramat sensitif untuk seseorang yang memiliki daya pikir logis nan strategis. I luv it then. Truly a human being.

PING.

Satu pesan di handphoneku membuyarkan lamunanku. Kamu. Kamu selalu mampu membuatku merasa menjadi perempuan. Perempuan yang utuh, tak hanya sebagai sosok wanita yang tegar, kuat, mandiri, dan cerdas, namun juga lembut, penuh hasrat, naughty, and bitchy.

Kamu selalu mampu menghimpun ribuan keping diriku menjadi satu kalimat. Kamu selalu bisa membacaku dengan tepat. Teramat tepat bahkan.

Jika aku piano, kamu bisa memainkan setiap nada tanpa terkecuali. Sehingga rasa-rasanya dengan kompleksitas karakterku, cuma kamu yang akan sanggup menerimaku. Seseorang yang dalam keadaan apapun, aku bisa memanggil namamu dan menenggelamkan diriku di pelukanmu.

Di saat yang sama, kamu pun bisa membuatku menjadi perempuan yang jujur dengan segala hasrat yang kumiliki. Kita bisa sama-sama menenggelamkan diri dalam fantasi langit ketujuh tanpa merasa hal itu tabu, dan saling menggoda dengan rayuan seksi tanpa terlepas dari celotehan pintar dan humor yang pas.

Kamu hasrat yang ingin kumiliki. Kamu pelukan yang tak pernah ingin kulepas.

EHEM.

Pria tampan di hadapanku ini tampak cemberut. Dia tahu beberapa menit terakhir ini aku disisinya, namun tak benar-benar bersamanya. “I want you to talk only with me.” Dan ia mengerdipkan matanya, selalu seperti itu caranya untuk mengembalikan perhatianku padanya, dan aku selalu suka. Namun, aku juga tak sabar untuk segera bertemu denganmu.

A million pieces of me.

The end.

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s